Kemaren aku lihat iklan tentang Telepon Kabel di sebuah tivi.
"Seorang bapak sedang bicara dengan istrinya menggunakan telpon mobile, tapi suara nggak jelas, si suami bilang 'sinyal jelek', si istri salah denger dikiranya si suami mengata-ngatai kalau istri jelek".
"setelah itu muncul komentar, makanya pake telpon kabel-nya Telkom yang lebih jelas suaranya".
Beberapa hari lalu ada juga muncul ikan telepon kabel Telkom di koran Kompas segede halaman penuh.
Emang sih pake telepon kabel Telkom itu suara jernih (kalau pas lagi jernih nggak ada gangguan), kesan elegan masih ada (karena kantoran mana sih yang nggak mencantumkan nomor telepon kabel nya di kop surat), masih cocok buat pantes-pantes lah.
Tapi masalahnya kalau sudah ndaftar ke kantor Telkom bertahun-tahun sampe sekarang katanya jaringan penuh, jaringan belum ada.
Kom, Telkom kayaknya nggak perlu deh ngiklanin telepon kabel.
Coba sampeyan gelar jaringan yang bener di tempat orang yang sudah jelas-jelas minta telepon kabel bertahun-tahun, pasti dipake tuh telepon kabelnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar